Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Wahid Hasyim Semarang (Unwahas) akan meningkatkan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan benchmarking. Yaitu mengenai pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat untuk mempercepat internasionalisasi. Hal itu disampaikan pada saat pihaknya melakukan kunjungan kerja (kunker) ke FEB Universitas Islam Malang (Unisma).

Kunjungan kerja tersebut dihadiri oleh Dekan FEB Unwahas Dr. Hasan, SE., M.Sc beserta seluruh jajaran akademisi lainnya. Dalam hal ini, Pimpinan FEB Unisma Nur Diana, SE., M.Si selaku Dekan beserta seluruh jajaran ikut serta memberikan sambutan hangat dalam kegiatan itu.

Dekan FEB Unisma Nur Diana, SE., M.Si mengungkapkan, selain membahas strategi peningkatan Tri Dharma perguruan tinggi, serta membahas mengenai tips dan trobosan yang akan diambil dalam mempercepat akreditasi unggul. Dirinya juga menyebut, jika pihaknya telah memperoleh akreditasi unggul maka akreditasi prodi perlu ditingkatkan ke akreditasi internasional

“Untuk dapat memaksimalkan aktivitas internasional perlu didukung dengan sumber daya yang memadai, kurikulum berbasis internasional. Serta dilengkapi dengan sertifikasi internasional dosen, tenaga pendidik, dan mahasiswa,” ucapnya melalui keterangan tertulis yang diterima Joglo Jateng, Kamis (3/8/23).

Sementara itu, Dekan FEB Unwahas Dr. Hasan., M.Si berharap setelah dilaksanakannya benchmarking FEB pihaknya dapat segera melaju untuk mendapatkan akreditasi yang unggul. Adapun upaya peningkatan akreditasi FEB Unwahas di antaranya peningkatan SDM, peningkatan kurikulum internasial, melaksanakan penjaminan mutu, hingga tingkat prodi melalui LPMP, UPM dan GPM. Tujuannya untuk menjamin ketercapaian sasaran yang telah ditargetkan.

“Kita akan berkomitmen, untuk terus menyelenggarakan pendidikan yang baik untuk mahasiswa kami. Unwahas yang juga kampus NU akan bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan seperti saudara kita Unisma,” ujarnya.

Diketahui, Unwahas diketahui akan genap berusia 23 tahun pada 8 Agustus mendatang. Oleh karena itu, pihaknya akan terus berkomitmen untuk menjadi universitas bertaraf Internasional dan segala upaya baik dari Universitas maupun Fakultas akan terus dilakukan bersama-sama untuk mempercepat proses akreditasi ke arah yang lebih baik.

Selain itu, FEB Unwahas saat ini juga memiliki tiga program studi. Di antaranya S1 Manajemen, S1 Akuntansi, dan S1 Ekonomi Islam yang akan segera dikembangkan untuk pembukaan kelas Magister.

Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang kini memiliki Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI), organisasi kemahasiswaan yang mewadahi mahasiswa penggerak ekonomi islam.

Pengurus KSEI Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unwahas dilantik oleh Dekan FEB Unwahas Semarang, Dr. Hasan, SE, M.Sc disela kegiatan Kuliah Umum bertemakan Akselerasi Sertifikasi Halal dalam Peningkatan Daya Saing UMKM yang digelar di Aula Fakultas Kedokteran Unwahas, Semarang, Rabu (22/2).

Ketua Pengurus Harian KSEI FEB Unwahas dipercayakan kepada Muhammad Ulinnuha dan dengan wakil ketua Hanik Sofiatun Hikmah.

“Bahwa kami akan selalu menjaga nama baik KSEI FEB Unwahas dengan selalu tunduk dan patuh keada AD/Art dan pedoman pokok GBHO dan GBHK beserta ketentuan-ketentuannya,” kata Dekan FEB Unwahas Dr. Hasan, SE, M.Sc saat membacakan ikrar pelantikan.

KSEI ini menjadi bagian dari Unit kegiatan Mahasiswa (UKM) FEB Unwahas Semarang. Saat ini KSEI yang menyebar di berbagai kampus di tanah air merupakan kumpulan-kumpulan organisasi kemahasiswaan yang disatukan dalam sebuah forum besar di Indonesia yaitu FoSSEI (Forum Silaturrahim Studi Ekonomi Islam).

KSEI FEB Unwahas sendiri memiliki berbagai misi diantaranya Pemberdayaan dan Pengembangan sistem ekonomi Islam dalam tataran keilmuan dan aplikasi. Selain itu juga menjalin ukhuwah Islamiyah antara kelompok-kelompok studi ekonomi Islam dan lembaga sejenis dengan berusaha membangun budaya Islamiyah, ilmiah dan profesional sesuai ajaran ahlussunnah wal jama’ah.

Pusat Kajian Pengembangan Sumber Daya Manusia (PKPSDM) Universitas Wahid Hasyim Semarang telah menyelenggarakan Workshop “Pengkajian Perundang-undangan DPRD Kabupaten Kudus” yang di selenggarakan atas rekomendasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah dan Kemendagri RI, kegiatan Workshop berlangsung selama 3 hari dimulai pada hari Kamis – Sabtu (9 – 11 Februari 2023) bertempat di Grand Arkenso Park View Hotel – Semarang.

Peserta terdiri dari Pimpinan, Anggota, dan  Pendamping dari Sekretariat DPRD Kabupaten Kudus, dalam diskusinya PKPSDM Universitas Wahid Hasyim menghadirkan fasilitasi narasumber terpercaya dari akademisi dan Kemenkumham RI. Dalam workshop ini hadir Wakil Rektor IV UNWAHAS Bidang Riset, Teknologi, Inovasi, dan Kerjasama, Dr. H. Helmy Purwanto, S.T., M.T beserta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kudus Ibu Hj Tri Erna Sulistyawati, S.H dalam membuka Bimbingan Teknis kali ini. Dengan adanya Workshop ini diharapkan peserta dapat mengimplementasikan untuk kemaslahatan umat dari apa yang telah menjadi fokus diskusi.

“Optimalisasi Pajak Dan Retribusi Daerah Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Th. 2022 Beserta Petunjuk Pelaksanaannya”

Pusat Kajian Pengembangan Sumber Daya Manusia (PKPSDM) Universitas Wahid Hasyim Semarang telah menyelenggarakan Workshop “Bimbingan Teknis DPRD Kabupaten Kudus” yang di selenggarakan berkat kerjasama DPRD Kabupaten Kudus atas rekomendasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah dan Kemendagri RI, kegiatan Workshop berlangsung selama 3 hari dimulai pada hari Minggu – Selasa (29 – 31 Januari 2023) bertempat di MG Setos Hotel – Semarang.

Peserta yang mengikuti Workshop terdiri dari Pimpinan, Anggota, dan  Pendamping dari Sekretariat DPRD Kabupaten Kudus, dalam diskusinya PKPSDM Universitas Wahid Hasyim menghadirkan empat sesi diskusi. Diawali dengan ESQ (Emotional Spiritual Quotient), dilanjut dengan penyampaian materi dan tanya jawab. Dengan para ahli dari Akademisi, BPKAD Prov. Jateng hingga Kemendagri RI. Kepala Bidang Sertifikasi Kompetensi dan Penjamin Mutu BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, ibu Sri Sulistiyati, SE., M.Kom juga turut hadir dalam membuka Bimbingan Teknis kali ini. Beliau berharap agar anggota Dewan untuk menerbitkan aturan – aturan regulasi beserta petunjuk pelaksanaannya reward dan punishment kepada masing – masing wajib pajak dan wajib retribusi dibawah UU No. 1 tahun 2022.

Pusat Kajian Pengembangan Sumber Daya Manusia (PKPSDM) Universitas Wahid Hasyim Semarang pada kesempatan kali ini menyelenggarakan Workshop dan memfasilitasi dalam rangka “Pengkajian Perundang-undangan DPRD Kabupaten Kudus” yang di selenggarakan berkat kerjasama DPRD Kabupaten Kudus atas rekomendasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah dan Kemendagri RI, kegiatan Workshop berlangsung selama 3 hari dimulai pada hari Kamis – Sabtu (5 – 7 Januari 2023) bertempat di Metro Park View Hotel – Semarang.

Peserta yang mengikuti Workshop terdiri dari Pimpinan, Anggota, dan  Pendamping dari Sekretariat DPRD Kabupaten Kudus, dalam diskusinya PKPSDM Universitas Wahid Hasyim menghadirkan pemateri yang luar biasa dari akademisi dan spesial guest dari BAPPEDA JATENG Bapak Bayu Lestanto, M.M. Disini beliau memaparkan apa saja prioritas pembangunan Provinsi Jawa Tengah di tahun 2024 dan apa saja peran yang bisa dilakukan DPRD dalam pembangunan tersebut. Workshop yang diselenggarakan ini harapannya dapat membantu DPRD Kabupaten Kudus agar dapat menentukan skala prioritas daerah sesuai dengan Permendagri 86 tahun 2017. Seperti yang disampaikan Hj. Tri Erna Sulistyawati, S.H (Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kudus) dalam sambutannya. Tak lupa beliau berharap semoga hubungan kerja sama dengan PKPSDM Universitas Wahid Hasyim dapat terus berkelanjutan.