Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar Bali mendadak ramai didatangi oleh ratusan mahasiswa dengan memakai jaz hijau. rombongan ini tidak lain adalah mahasiswa dan mahasiswi Fakultas ekonomi dan Bisnis yang sedang melaksanakan kegiatan Kunjungan Kerja Lapangan (KKL) pada hari selasa 03 September 2024. Didampingi oleh Ketua Program Studi Magister Manajemen dan beberapa dosen pembimbing lapangan, Rombongan disambut langsung oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten GianyarLuh Gde Eka Suary. Tujuan para mahasiswa ini adalah untuk belajar lebih dalam mengenai berbagai hal terkait dengan kinerja Disperindag. diantaranya adalah keberhasilan disperindag mendorong peningkatan daya saing Industri Kecil Menengah (IKM) melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas). proses perizinan berusaha yang terintegrasi secara elektronik dengan seluruh kementerian/lembaga negara hingga pemerintah daerah dalam OSS (Online Single Submission).

Ke depan hal ini akan sangat bermanfaat bagi para mahasiswa ketika mereka sudah berada ditengah-tengah masyarakat atau bahkan sebagai salah satu pelayan masyarakat.

Ratusan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unwahas mendatangi MAL Pelayanan Publik Bali (Selasa, 3 September 2024). Tujuan kedatangan para mahasiswa ini adalah untuk mengetahui lebih dalam tentang sistem pelayanan publik yang ada di provinsi Bali. Dalam kunjungan ini, rombongan didampingi oleh Ketua LPMP Unwahas serta beberapa dosen pendamping KKL. Rombongan diterima langsung oleh sekretaris pelayanan publik kota Denpasar, Bali.

Mahasiswa mahasiswi FEB Unwahas berkesempatan mendengarkan paparan tentang sistem kepabeanan dan cukai dari sumbernya langsung yakni Kantor Bea Cukai Denpasar di tengah-tengah program KKL yang sedang dilaksanakan. mahasiswa merasa semakin mantap dalam memahami tentang seluk beluk bea dan cukai. Kepabeanan dan cukai adalah kegiatan penting untuk mendukung perekonomian dari sisi penerimaan negara, perdagangan internasional, serta pengawasan barang-barang dari dan/atau ke luar negeri. Inilah pedoman penting yang harus diketahui mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.

Panitia PMB FEB Unwahas tak henti-hentinya melakukan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru FEB Unwahas. Disela-sela pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan, timPMB FEB membagi-bagikan brosur diberbagai tempat baik instansi perkantoran maupun rest area. Tujuan kegiatan ini adalah mengenalkan programn studi yang ada di FEB Unwahas serta Program-program unggulan yang ditawarkan FEB Unwahas.

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wahid Hasyim Semarang baru-baru ini mengadakan kegiatan untuk meningkatkan kemampuan manajemen mahasiswa melalui kegiatan LKMM-T. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 17 sampai 18 Mei 2024. Bertempat Pusdiklat Blatir, Sumowono Kabupaten Semarang.
Kegiatan ini bersifat wajib bagi seluruh mahasiswa FEB Unwahas yang belum pernah mengikuti kegiatan ini sebelumnya. Kegiatan latihan keterampilan manajemen mahasiswa tingkat dasar yang dilaksanakan oleh BEM FEB Unwahas mengangkat tema aktualisasi jiwa kepemimpinan seorang yang terampil, adaptif, kritis, tanggap, inovatif dan komprehensif di era Society 5.0.
Syafiki, Ketua BEM FEB  berharap kegiatan ini  ini nantinya  dapat mendorong semangat dan kemampuan mahasiswa dibidang manajemen serta mampu meningkatkan kemampuan manajemen mahasiswa dan menjadikan mahasiswa lebih terampil dan memiliki soft skill yang dibutuhkan dalam  dunia mahasiswa maupun dunia pekerjaan nantinya.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unwahas, Dr. Hasan  yang hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut menyampaikan pesan agar mahasiswa yang mengikuti kegiatan dapat mengambil pelajaran serta mengaplikasikan didalam kehidupan. Serta berharap semua mahasiswa menjaga etika moral dan perilaku selama melaksanakan kegiatan. “ jaga etika kalian selama berkegiatan, karena sejatinya kalian tidak hanya membawa nama kalian tetapi juga membawa nama besar Universitas Wahid Hasyim”  
Hadir menjadi pemateri utama (Keynote Speaker) kegiatan tersebut Bupati Kendal Dico M. Ganinduto, B. Sc serta Mohammad Saleh ST., M. En Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah. Dico menyampaikan pengalaman Selama kuliah di luar negeri dan pengalaman pekerjaan yang pernah digeluti sampai pada pengalaman didunia politik yang saat ini dijalani.  Semua step yang dilalui memerlukan manajemen agar sesuai dengan apa yang diharapkan. “Kunci keberhasilan dalam setiap pekerjaan satunya adalah melakukan pekerjaan sesuai dengan passion” Ujar Dico. 

Mohammad Saleh sebagai anggota DPRD Jateng juga mengajak mahasiswa melek informasi dan melek teknologi agar tidak ketinggalan informasi-informasi penting dalam dunia bisnis dan lain sebagainya. Saleh juga berharap kemampuan manajemen mahasiswa terus ditingkatkan dan dikembangkan karena dunia selalu berubah dengan cepat. “mahasiswa jangan sampai ketinggalan informasi dan tidak paham teknologi, karena itu modal dasar pengembangan diri” ujar saleh